Sebuah Acara yang bernama:...


Ehem...
Seperti yang kita tahu... kita sudah memasuki jaman di mana teknologi adalah hal yang biasa dan merupakan keseharian. Dalam hitungan waktu yang sangat singkat, kita seolah-olah telah loncat ke suatu dunia baru. Dunia maya.

Kalau kemarin berkomunikasi masih menggunakan telepon lalu Handphone mulai masuk. Kita tergantung dengannya. Hmm... sekarang, kata OL sudah tidak asing lagi, bahkan bukan lagi sesuatu yang tidak tejangkau, memudahkan dan sangat membantu bagi kita untuk berkomunikasi dan bertukar informasi.

Anak muda sekarang harus selalu up-date! Mereka haus akan informasi dan media yang bisa memenuhinya kapan saja adalah media online. Oleh karena itu Online begitu Booming!! Perkembangannya sangat pesat dan memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan.

iGeneration.. demikian generasi anak-anak kita dinamakan, mereka adalah generasi di mana semuanya serba i... serba digital... Dan kita harus terus mengikuti perkembangan ini, agar tidak tertinggal jauh dari mereka. Ingat sekali lagi, orang-orang yang bisa bertahan adalah orang-orang yang selalu up-date dengan perkembangan jaman.

Inovasi media onlinepun terus berkembang. Inovasi yang masih sangat segar adalah media televisi online. Bayangkan saja kita bisa menonton televisi layaknya televisi biasa melalui online, dan masih banyak keunggulan lainnya di atas televisi. Misalnya pemutaran yang bisa diulang sehingga kita tidak tertinggal berita.


Seni merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia yang bisa membuat dirinya menjadi manusia seutuhnya. Di dalam seni ada cita, rasa, dan kepuasan yang bisa menghibur kita semua dan melepaskan kita dari kepenatan, kelelahan dan rasa stress. Sedemekian penting seni sehingga membuat kita tidak pernah bisa lepas darinya.

Di saat perkembangan teknologi semakin maju dan semakin banyak inovasi, maka ada kecenderungan seni tradisional tertinggal di belakang dan jarang ditengok. Tidak heran kasus pengakuan seni tradisional Indonesia diakui negara lain terjadi, karena apresiasi dari kita yang kurang dan justru melupakan. Kita lebih memilih tren dunia luar terutama barat.

Padahal seni dan media modern tidak selalu menjadi musuh. Justru kita bisa menggunakan media sebagai alat untuk memajukan kembali seni tradisional juga seni modern. Banyak media pun yang menunjukan hal ini, contohnya KOMPAS TV yang selalu mendukung dunia seni khususnya seni lokal (Indonesia).

Oleh karena itu, NEXT (MassCommunication 10 - 1 & 2 B) bekerja sama dengan KOMPAS TV sebagai media partner utama untuk membuat acara Entertainment Interactive Talkshow LIVE STREAMING di TV- online (kompas-tv.com) yang mengupas dan memberi hiburan mengenai apresiasi TV-online sebagai media dalam perkembangan budaya tradisional dan modern Indonesia khususnya seni Tari dan Musik.

Dalam acara yang akan dipandu oleh DMUST AKIRA (DJ, Beat Producer/Music Composer, Penyanyi dan MC) dan berlangsung Jumat, 19 Juni 2009 pukul 13.00-selesai di Prof. DR. Djayusman Auditorium & Performances Hall, Kampus B STIKOM The London School of Public Relations, NEXT menghadirkan Priandhi Satria (CEO Kompas TV) dan pembicara dari (GM BizNET) yang akan membicarakan mengenai online TV yang telah lahir terlebih dahulu dan inovasi online baru yakni Internet televisi yang akan segera hadir di Indonesia.

Lalu masih ada Bens Leo (Pakar Musik), Ati Ganda (Koreografer), serta Ingrid Widjanarko (Entertainer) yang akan membincangkan mengenai apresiasi online tv terhadap kebudayaan Indonesia baik modern maupun tradisional bahkan gabungan keduanya serta proses produksi sebuah program televisi. Baik pembicara maupun pemandu acara merupakan pengguna online aktif, yang artinya mereka menggunakan media online untuk bidangnya masing-masing.

Tidak hanya talkshow, kami juga menghadirkan performer yang tidak kalah menariknya. Ada berbagai jenis tarian, mulai dari yang modern, tradisional sampai kontemporer. Lalu ada NDJAGONG PERCUSSION, RAMPAK GENDANG, VIBRIX serta tidak ketinggalan sebuah band yang telah lolos peraturan JAVA JAZZ, ECOUTEZ (Dalam festival tahunan jazz terbesar, Java Jazz, ada aturan di mana seorang musisi atau band dilarang tampil tiga kali berturut-turut. Tahun ini Ecoutez tampil untuk ke3 kalinya secara beturut-turut).

Talkshow, entertainment... tidak stop sampai di situ. Akan ada banyak hadiah, lalu games, juga seluruh peserta mendapatkan makan siang, serta sertifikat, tidak kalah ketinggalan doorprize!! Sebagai pendamping acara kami juga membuka exhibition 3 hari sebelum acara sampai acara berlangsung. Jangan lupa, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, acara ini LIVE STREAMING di kompas-tv.com. Bayangkan saja seluruh dunia bisa menyaksikan kamu di saat yang bersamaan!! Betapa Teknologi bisa melakukan segalanya!!...

Demikianlah sebuah acara yang berlangsung tidak sampai sehari namun memberi banyak makna, pembelajaran, pembekalan, serta penuh hiburan. Dan akhirnya ijinkanlah saya untuk memberitahu namanya. Inilah sebuah acara yang bernama:....

MOTIONALINE (Modern and Traditional by Online)


Mr & Ms LSPR 2009, Representasi LSPR Jakarta

Sudah tak terasa, final Mr & Ms LSPR 2009 sudah di depan mata. Tak sampai satu bulan lagi atau tepatnya pada tanggal 29 Juni 2009 besok, kita akan mengetahui siapa yang akan menjadi duta kampus dari STIKOM LSPR Jakarta. Bahkan voting pertama untuk menentukan Mr Favorit akan dilaksanakan 3 hari lagi atau pada hari Jumat (12 Juni 2009).


Mungkin diantara finalis lainnya, gw yang cukup "niat" dalam mencari dukungan dan melakukan up date tentang acara ini. Tapi gw mempunyai alasan di balik ini semua. Gw melakukan ini semata-mata untuk mempromosikan LSPR ke semua khalayak dan tentunya menunjukkan image yang positif di balik itu semua. Jujur saja, banyak sekali orang-orang yang bergabung di group "JONATHAN for Mr LSPR 2009" namun tidak tahu apa itu LSPR?? Bahkan banyak yang ngira gw kuliah di Inggris gara-gara nama kampusnya London School. Nah hal inilah yang menjadi visi gw saat ini. Gw ingin kampus gw yang tercinta ini lebih dikenal oleh masyarakat luas baik di Jabodetabek maupun di luar Jabodetabek dan tentunya dengan image yang positif juga.

Jadi salah besar kalau ada yang bilang gw ikutan Mr & Ms LSPR 2009 hanya untuk mencari ke-eksisan dan hadiahnya saja. Salah abisss!!! Gw uda melakukan visi gw ini jauh dari sebelum gw mendaftarkan diri gw di Mr & Ms LSPR 2009. Yup tepatnya pada saat gw di SMA dulu. Gw berhasil mempengaruhi 2 orang teman gw untuk masuk ke LSPR Jakarta. Tidak hanya sampai di situ, gw juga selalu mempromosikan LSPR di manapun gw berada, termasuk pada saat itu di Edu Fair SMA Mater Dei Pamulang. Kebetulan pada saat itu gw yang menjadi MC nya dan tanpa ragu-ragu lagi, gw langsung menggunakan polo shirt LSPR dan menyelipkan kata-kata promosi untuk LSPR Jakarta. Tidak ada yang menyuruh, namun memang itulah visi gw dari sebelum masuk LSPR. Gw mau kampus ini dikenal oleh masyarakat luas.

Hal ini berlanjut dalam kebiasaan gw dalam berlomba. Gw selalu dengan bangga menyebutkan bahwa gw ini perwakilan dari London School. Puji Tuhan saja walau gw ini mahasiswa baru tapi gw sudah menyumbangkan 2 piala untuk pihak kampus. Satu dari juara 2 menulis tingkat nasional di UI dan juara 2 lomba debat nasional di Widyatama, Bandung. Kebanggan utama gw adalah bukanlah pada saat gw memegang piala, namun pada saat orang-orang di luar sana bertanya-tanya, apa sih London School itu?? kok tau-tau ada wakilnya disini dan menang. hehehe. Bahkan ada salah seorang audience yang mengomentari presentasi gw pada saat lomba di UI yang katanya gw ini sangat London School banget. Hahahahaha

Nah jadi sudah pada tahu kan tujuan gw membuat group di FB?? Jujur aja, mau siapapun yang menang itu bukanlah menjadi masalah, ingat visi gw bukan menang di Mr LSPR 2009 tapi adalah mempromosikan LSPR. Tentunya walaupun gw nantinya kalah, gw ga akan berhenti disini. Gw akan tetap mempromosikan nama LSPR Jakarta melalui blog gw, lomba-lomba yang akan gw ikuti maupun dimanapun gw berada. Gw ikhlas melakukan semuanya untuk kampus gw ini. Karena gw tau, gw ga akan bisa meraih semua kesuksesan gw tanpa adanya LSPR jadi gw mau memberikan yang terbaik untuk kampus ini.

Jadi memang seharusnya yang terbaiklah yang menjadi juaranya karena mereka akan membawa nama LSPR Jakarta dimanapun mereka berada. Saat ini ke-10 pasang ini merupakan mereka-mereka yang terbaik, namun tetap saja dalam setiap kompetisi harus ada yang menang dan yang kalah. Maka kita tunggu saja siapa yang akan menjadi yang terbaik dan dialah Mr & Ms LSPR 2009....

Semua orang mungkin selalu siap untuk menang, namun tidak semua orang selalu siap untuk kalah. Karena hanya seorang Juara sejati yang bisa menerima setiap kegagalan dengan lapang dada dan kepala tegak.

Penasaran ma quote itu?? Makanya datang di Talent Show pada hari rabu (17 Juni 2009) di auditorium Prof. Dr. Djayusman, karena gw akan menampilkan MC-Teatrikal (gak tahukan apaan itu??) mengenai quote di atas dan jangan lupa buat vote gw jadi Mr Favorit yaaa..... hehehehehhee

Buat yang belum join di group gw "JONATHAN for Mr LSPR 2009" di FB silahkan klik disini.
Buat yang mau tahu lebih banyak lagi tentang The London School of Public Relations Jakarta, silahkan klik disini.

Mr & Ms LSPR 2009, MAGIC!!!
JONATHAN for Mr LSPR 2009


buat yang baca di note FB, silahkan baca artikel aslinya di http://myblacklovers.blogspot.com

JONATHAN for Mr LSPR 2009

Mr & Ms LSPR is coming to town!!!! Yup, ajang pemilihan duta kampus dari STIKOM The London School of Public Relations Jakarta ini tak terasa akan segera di mulai. Persiapan sudah dimulai dari sebulan yang lalu dan 10 pasang mahasiswa/i LSPR Jakarta yang masuk menjadi finalis sudah mempersiapkan dirinya sebaik mungkin di ajang paling bergengsi di LSPR ini.


Nah salah satu finalis dari Mr LSPR 2009 adalah pemilik dari blog ini, yaitu Jonathan Christian Susanto alias gw sendiri... Hehehehhee... Gw sangat bangga bisa menjadi salah seorang dari finalis Mr & Ms LSPR 2009, karena memang dibutuhkan hal yang lebih dibandingkan mahasiswa biasa untuk mengikuti kompetisi ini.

Selain IPK harus di atas 3,0 , finalis juga harus memiliki bakat atau talenta, penampilan yang menarik, serta kepribadian dan sikap yang baik di luar maupun di dalam kampus. Tentunya kesempatan ini tidak akan gw sia-siakan. Gw akan memberikan yang terbaik untuk menjadi yang terbaik juga di ajang ini.

Mimpi gw sebentar lg akan terwujud. Berkeliling mempromosikan LSPR Jakarta ke SMA2 maupun ke institusi lainnya merupakan mimpi gw sejak sebelum gw menginjakkan kaki di kampus LSPR Jakarta. Gw sama sekali gak ingin mencari popularitas ataupun keeksissan, gw hanya mau berterima kasih dan mengabdi kepada LSPR Jakarta karena telah memberikan yang terbaik untuk gw hingga saat ini.

Gw bangga menjadi mahasiswa LSPR Jakarta dan biarlah kebanggaan ini dapat dirasakan oleh orang lain. LSPR Jakarta telah memberikan hal yang melebihi harapan gw selama ini. Baik dari fasilitas maupun pengajarannya. Gw mendapatkan yang terbaik di LSPR Jakarta dan sudah saatnya untuk gw yang memberikan yang terbaik untuk LSPR Jakarta.

Maka dari pad itu, gw meminta doa dan dukungan dari semua teman-teman gw untuk mendukung gw baik secara moral maupun doa. Kalau kalian ada facebbok, silahkan bergabung di group gw yang bernama "JONATHAN for Mr LSPR 2009". Disana sudah banyak teman-teman yang telah setia mendukung gw.

Rasa terima kasih gw mungkin tak bisa membalas dukungan kalian teman, namun percayalah Allah Bapa di Surga akan selalu memperhatikan kalian dan memberkati kalian dari tempatnya yang Kudus.

Jadi, langsung aja join dengan click disini dan kalau bisa ajak teman-teman yang lain untuk bergabung yaaa... Kalau memang ada yang bisa datang ke hari pemilihan (voting), gw dengan penuh rasa hormat mengundang kalian semua untuk datang dan memilih gw sebagai Mr Favorit 2009.

Semoga Mr LSPR 2009 menjadi pembuka jalan yang manis bagi gw untuk ke tahap-tahap kompetisi lainnya.

Mr & Ms LSPR 2009, MAGIC!!!
JONATHAN for Mr LSPR 2009

Keep contact on TWITTER

Okay my friends. It's nice to make relations with all of you. This is can be happened because one thing and we call it by Technology. Yup, technology make our relations and communication easier than before. For me, now internet is my second world. Every day I must to online, chat with my friends, read news, add a new friends, or just play game online.


Now I want to introduce my profile at twitter. My username is trapjovers89 and my name at twitter is Jonathan Christian S. So if you have twitter, please following me and let's make a good relationship beetwen you and I.

So if you want to following me onn twitter, just click here. If you don't have, let's sign up on here.

Thanks my friends, let see you on Twitter!!

Manohara,cinta pangerannya atau duitnya neng??

Masih seputar seseorang yang menjadi korban nih. Sebenernya sih ini kasus uda aga basi, cuma ga enak rasanya kalau gw ga ikut memberikan tanggapan mengenai kasus yang satu ini. Yup, kasus model cantik asal Indonesia, Manohara Pinot.


Mungkin uda banyak yang tahu ya cerita bebasnya Manohara yang menurut gw sangat bagus jadi adegan film action.... hahahahaha. Gimana nggak, dengan pengawalan yang sangat ketat begitu tapi masih bisa lolos dan lepas. Bener-bener cerdik banget deh Manohara, pasti masih kecilnya suka di dongengin cerita "kancil yang cerdik suka curi-curi ketimun". Hehehehheehe

Klo soal Manohara ini, jujur aja gw awalnya sangat shock. Yang pertama shock gara-gara namanya yang agak sedikit tidak wajar untuk orang Indonesia. Kemudian shock yang kedua adalah karena Manohara sangatlah cantik luar biasa, mata mau copot, jantung mau lepas (hahahhaa... lebay abis). Lalu shock yang ketiga adalah umurnya baru 17 tahun??? Buseett dah, masih muda banget... Kok tapi masih imutan gw yaa??? Hehehehhee. Kemudian shock yang keempat, dia udah menikah. Shock yang kelima, menikahnya ma anak raja di Malay sono lagi. Trus shock yang keenam, ternyata dia jadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Dan shock yang ketujuh, gw sangat shock sekali klo ternyata gw sudah shock sebanyak 6 kali.... hahahhahaha

Yah gw sih kali ini gak mau nyalahin siapa-siapa. Hanya saja terbuktilah teori "Don't judge book just from the cover". Awalnya memang kelihatan manis, baik, alim, sopan, lugu, hormat, rendah hati, ehh tau-taunya sifatnya kaya macan. Suka nyilet-nyilet dada istri. Ya ampun masa dada istri disilet sih?? Klo dada ayam sih gapapa.

Maka dari pada itu, dalam memilih pasangan hidup kita harus benar-benar melihat bibit, bebet, dan bobotnya. Jangan hanya melihat dia kaya, dia tampan, dia ganteng, dia tajir, duitnya banyak, mobilnya banyak. Nah kalau uda kaya Manohara, masih mau punya suami tajir tapi kaya gitu?? Ya kawin aja sekalian ma beruang. Toh dia juga beruang (mempunyai banyak uang... hehehe)

Nah berhubung banyak yang bilang Manohara mau nikah ma anak raja gara-gara dia matre, gw jadi inget akan satu ungkapan bahwa "Love without money si bullshit!".  Wah klo mosinya begini,, gw adalah orang pertama yang akan berada di kubu kontra. Gw akan benar-benar sangat menentang pernyataan tersebut. Gw garis bawahi dulu, gw ga anti sama yang namanya uang, namun bagi gw uang bukanlah segalanya.

Uang dan harta benda itu hanyalah sebagian kecil dari alat pemuas kebutuhan manusia. Banyak sekali fakta yang mengungkapkan bahwa manusia bisa hidup bahagia justru tanpa uang yang berlebihan. Seperti iklan A Mild, banyak uang jutru makin banyak resikonya dan membuat yang punya justru bingung mau diapain tuh duit. Justru ujung-ujungnya ga damai sejahtera. Coba lihat aja para koruptor, duitnya uda banyak tapi selalu aja masih kurang dan korupsi, nah itu bukti bahwa duit ga bisa membawa manusia kepada kebahagiaankan??

Nah kembali ke cinta dan uang, kalau emang benar cinta tanpa uang itu adalah omong kosong, maka kita perlu melihat bahwa ternyata orang yang setuju dengan alasan tersebut mempunyai maksud lain selain cinta. Ya, cinta yang tak murni benar-benar mencintai. Mungkin alasannya terkesan sangat mulia, "Gw kan ga mau lihat anak gw susah makan nantinya...". Itu kebanyakan alasan utamanya, cuma pikir deh, ketika terjadi sesuatu dan tiba-tiba duitnya itu raib, apakah masih ada cinta yang bisa dipertahankan oleh keduanya??

Yang namanya cinta itu kan harus bisa menerima baik buruknya seseorang, masa cuma gara-gara duit itu semua dibilang omong kosong sih?? Kasihan donk mereka-mereka yang kekurangan ga bisa merasakan yang namanya kebahagiaan dan rasa cinta itu.. Bener gak???

Nah jadi buat para cewe-cewe, coba deh pikir-pikir lagi kalau sekarang masih mikir nyari cowo yang hanya tajir aja. Ntar mau kaya Manohara, dadanya disiliet-silet?? Kita tuh justru hanya dianggap sebagai benda oleh orang yang berduit, karena dirinya merasa bisa "membeli" kita.

Betul apa yang teman gw katakan, bahwa pada saatnya nanti, semua wanita pasti ujung-ujungnya akan mencari sesosok pria yang bisa melindungi dirinya dan tentunya memiliki "otak" dan sikap yang baik. Uda ga akan memikirkan lagi dia tajir apa bukan, darah biru atau darah kotor bukan. Intinya adalah uang itu bukanlah suatu investasi kebahagiaan selamanya. Harta bisa lenyap seketika sama halnya Manohara yang saat ini menggugat cerai suaminya. Namun yang namanya cinta, tak akan pernah bisa padam walau badai topan menghadang sekalipin.

So now, "LOVE WITHOUT MONEY IS NO PROBLEM!!!"

Kasus Prita dari berbagai sudut

Huaaaa..... Ampun..... Ampun.... Gw minta ampun ma kalian semua...... Banyak pihak nih yang uda selalu bertanya-tanya ke gw, kapan mau publish artikel yang terbaru lagi, nah ini waktunya yang tepat. Lupakan sejanak tentang Mr LSPR dan STIKOM LSPR. Gw saat ini mau mengajak teman-teman untuk memikirkan banyak kasus yang selama ini butuh analisa dan pendapat kita masing-masing.


Sebagai topik yang pertama, bagaimana kalau kita membicarakan masalah mengenai Ibu Prita Mulyasari. Seorang Ibu yang benar-benar menjadi sangat kondang saat ini di Indonesia. Bukan karena Ia mempunyai ilmu seperti para The Master, tetapi Beliau saat ini tengah menjalani proses pengadilan akibat "curhat"nya yang dianggap telah menghina salah satu rumah sakit swasta bertaraf internasional di kawasan Serpong, Tangerang. Kalau ga salah OMNI namanya.... (ya iyalah OMNI, mank mana lageee????)

Awalnya gw mau mempublish email tersebut ke blog gw, cuma gw ngeri ditangkep ma polisi lagi dan dianggap sebagai penyebar dari berita dan isi material yang mencemarkan nama baik.... Hoahoahoa.... Jadi buat yang belum tahu ini kasus apa, begini inti ceritanya......

Jadi Ibu Prita pas itu ngerasa sakit dan Ia mau periksa di OMNI. Eh pas cek darah katanya trombositnya itu 27.000 dan positif DBD, maka Ibu Prita disuruh untuk rawat inap disana dan langsung dikasih infus dan berbagai macam suntikan. Nah kejadian ini terjadi berhari-hari hingga tangan Ibu Prita bengkak-bengkak, kemudian lehernya juga ikut membengkak, dan parahnya Beliau hingga sesak nafas. ckckckckck.... Parahnya lagi, pihak OMNI tidak memberika perincian secara detail mengenai penyakit dan jenis-jenis obat-obatan yang terus-terusan di suntik di tubuh bu Prita. (emanknya bu Prita ayam boiler apa disuntik-suntik???)

Nah karena merasa jengah akan sikap dari OMNI, maka ibu Prita memutuskan untuk pindah RS. Ehhh tapi pihak OMNI (katanya) tidak mau mengeluarkan bukti tes darah yang 27.000 tadi. Ada aja alasannya, suruh lapor kesana kemarilah.... Pokoknya bikin Ibu Prita dan suami senewen aja. (Gila orang sakit aja masih dibeginiin???)

Nah apakah kalian tahu, ternyata setelah pindah RS penyakit bu Prita itu bukan DBD seperti yg OMNI katakan, namun bu Prita terkena virus. Bukan flu burung atau flu babi tap virus gondongan.,.... Hmmmm..... gw sebagai orang bodoh dalam dunia kedokteran juga tahu bedanya DBD ma gondongan. Itu kan jaaauuuhhhh buanget!!! Parahnya, gara-gara suntik sana sini, gondongannya itu jadi ga karuan dan apakah kalian tau klo gondongan itu bisa buat impotensi bagi pria dan penyakit kista bagi wanita. Serem bangetkan???

Nah ternyata juga setelah dipaksa-paksa, ternyata pihak OMNI itu telah melakukan penelitian fiktif. Ternyata trombosit 27.000 itu ga ada sama sekali, jadi menurut Ibu Prita, pihak OMNI telah sengaja mencari pasien dengan cara membuat penelitian fiktif tersebut.

Nah kekecewaan inilah yang membuat Ibu Prita "curhat" ke beberapa teman-temanya melalui email. Nah ternyata email ini ada yang forward ke milis-milis dan ke blog-blog dan parahnya hal ini sampai ke surat pembaca redaksi detik.com. Nah hal inilah yang menurut pihak OMNI sebagai bentuk pencemaran nama baik. Makanya pihak OMNI langsung menyuruh polisi untuk menggelandang Ibu Prita ke LP Wanita di Tangerang.

Sumpah, menurut gw ini bener-bener konyol abis. Bisa dilihat, seorang korban justru dijadikan tersangka oleh pihak yang tak mengaku bersalah. Justru hal yang dilakukan oleh OMNI ini adalah langkah harakiri alias membunuh dirinya sendiri. Yup, memenjarakan ibu Prita dan meremehkan kekuatan dari media internet adalah hal yang sangat bodoh. Sekarang berita ini jadi benar-benar besarkan dan OMNI benar-benar berada pada di ujung tanduk. Bahkan di FB sudah ada yg membentuk group Say no to RS OMNI.... ckckckckck... salah perhitungan habis.

Apa salahnya sih kalau kita mau komplain apalagi kita sebagai koridor korban kebohongan.... Buat apa surat pembaca?? Buat apa ada YLKI?? Toh semuanya bertujuan untuk melindungi konsumenkan?? Karena konsumen itu berhak untuk mendapatkan rasa aman, informasi, di dengarkan, dan dipuaskan.

Opini gw simpel saja, kalau dilihat dari sisi marketing, yang namanya service dan after service itu merupakan kunci dari kelangsungan bisnis kita. Garda Oto rela menginvestasi karyawan mereka untuk di training hingga ke Singapur dengan tujuan memberikan service yang terbaik dan sepertinya bisnis yang tak mengandalkan servis yang baik pasti akan ditinggal oleh konsumennya. Ingat, kata pak Hermawan Kertajaya, bahwa dunia marketing semakin lama semkain datar. Jadi antara pihak perusahaan dan konsumen semakin tak ada jarak. Makanya itu muncullah istilah Public Relations karena konsumen sudah dijadikan sebagai relasi dari perusahaan. Jadi ingat, service dan after sales service itu sangat penting low....


Nah kalau dilihat dari sisi etika berbisnis, wah2 ini sih uda benar-benar melanggar etika. Melakukan penelitian fiktif guna mendapatkan pasien itu sangatlah keji sekali hukumnya. Coba kalau orang terdekat anda yang dibegitukan, pasti kita juga akan mencak-mencak kaya bu Prita juga kan??? Jadi dalam berbisnis, yang pasti-pasti ajalah, jangan sampai melanggar kode etik. Karena pasar akan mempunyai penilaian sendiri. Percuma nempelin embel-embel INTERNASIONAL kalau ternyata melanggar kode etik juga.

Nah kalau dari sisi media, jelas jangan main-main deh sama yang namanya media internet. Media ini saat ini mempunyai kekuasaan dan keuatan yang begitu sangat besar, bahkan semakin besar seiring berjalannya waktu. Kita bisa menjadi terkenal bahkan menjadi artis Internasional mendadak lewat internet. Kita bisa jualan apapun melalui internet, pokoknya hal apapun bisa kita lakukan melaui internet. Penyebarannya yang sangat cepat juga membuat internet menjadi media yang sangat diperhitungkan. Coba bayangin aja, dari sekedar curhat ke beberapa orang ampe bisa se-Indonesia bisa tahu semuanya. Dahsyat gak tuh???

Nah sebagai bentuk solidaritas, saya telah memasang badge di blog saya untuk mendukung dibebaskannya bu Prita. Dia tak bersalah, Dia hanyalah korban!! Korban kebohongan dan korban kekuasaan dari sebuah RS Internasional. Saya pun tak takut, orang Bu Megawati aja ma Gus Dur aja dukung bu Prita, masa saya juga takut. Saya hanya akan takut kalau kebenaran sudah tidak ditegakkan lagi di negeri kita tercinta ini.

BEBASKAN IBU PRITA MULYASARI!